اهلا وسهلا

Sunday, September 16, 2018


#CatatanPenerjemah : menerjemahkan 'hanya' / 'cuma'
       Dalam bahasa Indonesia kita menggunakan kata 'hanya' untuk memberitahukan keterbatasan sesuatu / kesendirian. Seperti pada kalimat:* Saya hanya mendengarkan* Cintamu hanya ilusi (cie..)* Hanya itu saja?      Dalam bahasa Arab. 'hanya' (only) memiliki beberapa Arti sebagai berikut:


 [adv] and no other, just; alone  :  فَقَطْ، قَطْ، فَحَسْبُ، إِنَّمَا، ليس غير، ليس إلاّ، ليس سوى

    Namun yang sering digunakan adalah faqath.

contoh:

~ A: Bagaimana anda melakukannya (كيف تفعله؟)       kayfa taf'aluh?
~ B: Hanya pandangilah dia, maka ia akan pergi jauh ( فقط تنظره فسيذهب بعيدا )       faqath tanzhuruh fa sayadzhab ba'iidan... 

    Bentuk lain dari terjemahan 'hanya' dalam bahasa Arab adalah dengan uslub 
{huruf nafiy* .... dan huruf  istisna* }, seperti kalimat tauhid laa ilaaha illallah
~ TS: Hanya Allah lah Tuhanku / tiada Tuhan selain Allah:
    TT: (لا إلــه إلّا الله)

 ~ TS : cuma kamu saja cintaku / cintaku cuma kamu saja
    TT: (ما عندي حبٌّ سواكِ)

No comments:

Post a Comment